Cari Blog Ini

Kamis, 02 Januari 2014

LAPORAN PPL


KATA PENGANTAR

Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaiakan laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini. Selawat beriring salam kita sanjungkan kepangkuan Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kebodohan sampai ke alam yang penuh ilmu pengetahuan.

Kegiatan PPL ini penulis laksanakan di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng mulai tanggal 18 September 2013. Kegiatan PPL ini merupakan sarana latihan untuk mengembangkan dan melatih profesonalisme mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan pembelajaran dan siap menghadapi dunia pendidikan yang sesungguhnya. Selain itu, PPL juga merupakan salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan.
Keberhasilan penulis dalam menyusun laporan ini tidak terlepas dari bantuan dan bimbingan semua pihak yang memberikan dukungan baik secara moril maupun secara materil dari berbagai pihak, sehingga pada kesempatan ini penulis bermaksud untuk menyampaikan Jazakumullah khairan Katsiraan yang sebesar-besarnya kepada Bapak Drs. Jamaluddin. selaku Kepala SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng, Ibu Maida Saputri, S.Pd. selaku guru pamong dan Ibu Aisyah AR, M.Pd. selaku supervisor. Selanjutnya, terima kasih juga penulis ucapkan kepada seluruh dewan guru, staf dan siswa SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng yang telah membantu penulis dalam melaksanakan kegiatan PPL ini sehingga dapat terlaksana secara optimal.

      Besar harapan penulis, dengan adanya laporan ini, dapat memudahkan penulis dalam melakukan evaluasi keberlangsungan PPL sebagaimana yang diharapkan, sehingga tulisan ini bisa menjadi pedoman untuk pembaca dan dapat memberikan manfa’at.  Penulis menyadari sebuah tulisan pasti tidak jauh dari kesalahan dan kesilapan. Oleh karena itu segala kritikan dan saran dari pembaca akan penulis terima dengan lapang dada.

      Akhirnya kepada Allah SWT penulis menyerahkan diri, semoga Allah SWT  mengampuni segala kesalahan dan  memberi  Kenikmatan  kepada penulis dan pembaca . Aamiin ya Rabbal’alamiin

Matangglumpangdua, 04 Januari 2013
Penulis



                                                                                                                     SABRI M. DIAH
                                                                                                         NPM: 1002060030
 
                                                     


DAFTAR ISI
                                                                                                            Halaman
KATA PENGANTAR .............................................................................   i
DAFTAR ISI .............................................................................................   iii
DAFTAR TABEL ....................................................................................   iv
DAFTAR GAMBAR ...............................................................................   v
DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................   vi
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................   1
1.1 Latar Belakang  .........................................................................   1
1.2 Tujuan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ...........................   2
1.3 Manfaat Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) .........................   2
BAB II GAMBARAN UMUM SEKOLAH ...........................................   3
2.1 Sejarah Sekolah  ........................................................................   3
2.2 Struktur Organisasi Sekolah ......................................................   3
2.3 Keadaan Fisik Sekolah ..............................................................   4
2.4 Keadaan Lingkungan Sekolah ..................................................   4
2.5 Fasilitas Sekolah ........................................................................   6
2.6 Fasilitas Belajar .........................................................................   7
2.7 Kurikulum Sekolah ...................................................................   7
2.8 Pretasi Akademik ......................................................................   8
BAB III HASIL TEMUAN PPL DAN PEMBAHASAN .....................   9
3.1 Hasil Temuan Dalam PPL .........................................................   9
3.2 Pembahasan ...............................................................................   10
3.3 Analisa Kasus Dan Pemecahannya ...........................................   11
BAB IV PENUTUP ..................................................................................   14
4.1 Kesimpulan ...............................................................................   14
4.2 Saran..........................................................................................   15
DAFTAR PUSTAKA ..............................................................................   70
LAMPIRAN



DAFTAR TABEL
Tabel                                                                                            Halaman
2.1 Daftar Keadaan Ruangan .....................................................................   4
2.2 Daftar Keadaan Guru ...........................................................................   5
2.3 Daftar Keadaan siswa/i .........................................................................   5
2.4 Daftar Peminjaman Buku ......................................................................   7


DAFTAR GAMBAR

Gambar                                                                                        Halaman
2.1 Denah Sekolah ......................................................................................   22
2.2 Struktur Organisasi  ..............................................................................   23
2.3 Foto Gedung Sekolah ...........................................................................   57
2.4 Foto Ruang Praktik ...............................................................................   58



DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran                                                                                             Halaman 
1.      Lembar Observasi Dan Orientasi Keadaan Sekolah .............................   24
2.      Lembar Observasi Kegiatan Pembelajaran ............................................   28
3.      Perangkat Pembelajaran ........................................................................   41
4.      Daftar Hadir Mahasiswa PPL ...............................................................   56
5.      Jumlah Kegiatan Harian ........................................................................   64

6.      Foto Kegiatan PPL ...............................................................................   65

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang sangat penting untuk mengembangkan kepribadian pada anak secara bertahap dan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Perkembangan sumber daya manusia itu disesuaikan dengan bakat, minat dan potensi dibidang yang ditekuni masing-masing serta mencapai tujuan yang dilakukan dengan proses.
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu syarat yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa untuk memenuhi persyaratan meraih gelar kesarjanaan. Universitas Almuslim dalam hal ini memenuhi tugas-tugas untuk mendidik setiap mahasiswa yang diterjunkan ke lapangan agar memperoleh kesatuan antara teori dan praktik yang diperoleh dikampus dan lapangan.
Syarat bagi mahasiswa sebagai calon guru adalah diwajibkan untuk mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Untuk mendapat pengalaman langsung di lapangan baik dari segi ke sekolah maupun pada kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dengan adanya Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini diharapkan nantinya mahasiswa dapat melaksanakan pengalaman praktik di setiap sekolah yang dituju.
Dalam mencapai hal tersebut maka Universitas Almuslim mewajibkan kepada setiap mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) disetiap sekolah di luar Universitas Almuslim. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) berlangsung di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Kreung yang dimulai pada tanggal 18 September sampai dengan 04 Januari 2013. Adapun tujuan yang diharapkan setelah PPL adalah agar mahasiswa dapat melatih kemampuan dan penerapan secara langsung ilmu yang pernah didapat selama kuliah di Universitas Almuslim.





1.2  Tujuan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bertujuan agar mahasiswa memiliki wawasan tentang beberapa aspek kelembagaan sekolah serta unsur-unsur penunjang pendidikan sebagai persiapan menghadapi tugas-tugas kependidikan di luar tugas mengajar bidang studinya.
Adapun tujuan lainnya adalah agar mahasiswa sebagai calon pendidik memiliki kompetensi dalam melaksanakan proses belajar mengajar berdasarkan bidang studinya masing-masing serta mampu menyelesaikan tugas-tugas kependidikan lainnya selama mahasiswa berada di lingkungan sekolah. Serta Untuk melatih dan menanamkan rasa tanggung jawab dan mendidik jiwa serta keberanian mahasiswa sebagai calon pendidik generasi bangsa.

1.3  Mamfaat Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
Adapun manfaat dilaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah :
1.      Mamfaat Bagi Mahasiswa
          Kegiatan PPL ini dapat menambah pengalaman mengajar, sehingga dapat lebih mematangkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan, strategi-strategi belajar dalam proses belajar mengajar .Disamping itu dapat menyusun dan membuat perangkat pembelajaran secara benar.
2.      Mamfaat Bagi Sekolah
          Sekolah dapat menemukan penyegaran serta ide-ide baru dalam proses belajar mengajar baik system pengajarannya maupun tugas-tugas kependidikannya di harapkan model-model pembelajaran yang baru-baru dapat di terapkan.
3. Mamfaat Bagi Lembaga
Bagi Universitas atau kampus kegiatan PPL ini dapat menciptakan mahasiswa atau calon guru yang berdedikasi tinggi terhadap profesinya, menjunjung tinggi martabat profesinya serta menciptakan mahasiswa Fkip calon guru yang mampu meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Itulah beberapa mamfaat yang didapatkan dari Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan


BAB II
GAMBARAN UMUM SEKOLAH

2.1  Sejarah Sekolah
           terlampir 

2.2  Struktur Organisasi
Sekolah merupakan sebuah lembaga pendidikan yang memiliki oraganisasi untuk menjalankan visi dan misinya sebagaimana halnya lembaga-lembaga yang lain. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng memiliki sturuktur organisasi yang didalamnya melibatkan seluruh guru dan staf yang ada di sekolah tersebut. Sehingga dalam pelaksanaan program-programnya menjadikan generasi bangsa yang berkualitas dan berakhlakul karimah dapat terlaksana sebagaimana diharapkan.
Struktur organisasi di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng, terdiri dari Komite sekolah yang dibawahi oleh Djamaluddin. Tz, sedangkan kepala sekolah dipimpin oleh Bapak  Drs. Jamaluddin, yang membawahi tata usaha Ibu Murniati S.Pd. Nurwadi, S. Pd sebagai pengurus Wakasek Humas, dibidang Wakasek Urkur diketuai oleh Iswadi, S.Pd, yang membawahi Wakasek Ursis  Fadhil, S.Pd, yang membawahi Wakasek Sarpras Zulfikriadi, S.Pd, yang menjabat sebagai Koordinasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Basyir, S.Pd. Koordinasi Bimbingan Konseling dibawahi oleh Hadianur, S.Pdi. Koordinasi Laboratorium di ketuai oleh Jalinar, M.Pd. Perpustakaan berada di bawah kontrol Fikri, S.Pd. Tenaga pengajar dibawahi oleh guru dan sebagai pelajar adalah siswa.
Untuk lebih jelasnya tentang struktur organisasi SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Kreung bisa di lihat pada lampiran daftar gambar 2.2.

2.3  Keadaan Fisik Sekolah
Keadaan fisik SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng terletak di posisi yang sangat strategis berada tepat di jalan Tgk. Chiek Awee Geutah Km. 6 Lueng Daenun, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, yang menempati tanah seluas ± 12.000 m2, memiliki jumlah ruang kelas yang terpakai 9 ruang belajar. Dengan rata- rata ruang belajar berukuran 9 x 10 m2 perkelas.  Ruang perpustakaan 1 ruang 177,12 m2. WC guru 0,6 m2. WC murid 0,9 m2. Papan nama instansi 0,3 m2 .
1.    Denah
          Pada bagian denah SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng secara lebih rinci dapat dilihat pada lembar lampiran yang digambarkan dengan jelas.

2.    Bangunan
          SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng terdiri dari ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, ruang laboratorium dan ruang-ruang lainnya yang mendukung berjalannya kegiatan belajar mengajar. Adapun perinciannya terdapat dalam tabel berikut :
Tabel 2.1 Daftar Keadaan Ruangan 
No
Jenis Bangunan
Ukuran
Jumlah
1
Ruang Kelas
90 m2
9
2
Ruang Kepala Sekolah
49 m2
1
3
Ruang Guru
90 m2
1
4
Ruang Tata Usaha
63 m2
1
5
Ruang Laboratorium Biologi
150 m2
1
6
Ruang  Laboratorium Kimia
150 m2
1
7
Ruang Pustaka
56 m2
1
8
WC Guru
4 m2
1
9
WC Siswa
4 m2
1

2.4  Keadaan Lingkungan Sekolah
Keadaan lingkungan sekolah di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng meliputi keadaan guru dan siswa serta interaksi sosial di dalamnya. Jumlah guru PNS di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng berjumlah 21 orang, guru Non PNS SMA di Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng berjumlah 22 orang dan jumlah pegawai tidak tetap berjumlah 2 orang , kemudian bagian perpustakaan 4 orang dan 2 orang pesuruh kebersihan di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng. Untuk lebih jelasnya bisa di lihat pada tabel berikut :

Tabel 2.2 Daftar Keadaan Guru
No
Guru
Laki
Perempuan 
Jumlah
1
Pendidikan Agama
1
6
7
2
PPKN
1
-
1
3
Bahasa Indonesia
-
3
3
4
Bahasa Inggris
1
3
4
5
Matematika
-
2
2
6
Fisika
2
3
5
7
Biologi
5
3
8
8
Kimia
-
2
2
9
Sejarah
1
-
1
10
Geografi
1
1
2
11
Ekonomi
1
5
6
12
Penjas
2
-
2
Jumlah
15
28
43

Jumlah seluruh siswa di SMA Negeri I Peusangan Siblah Krueng 194 siswa.
Kelas X berjumlah 61 siswa, kelas XI berjumlah 57 siswa dan kelas XII berjumlah 76 siswa. Untuk lebih jelas tentang keadaan siswa bisa dilihat pada tabel berikut :

Tabel 2.3 Daftar Keadaan Siswa
No
Kelas
Banyaknya Murid
Jumlah
Laki-laki
Perempuan
1
Kelas X IPA1
12
8
20
2
Kelas X IPA2
12
8
20
3
Kelas X IPS
17
4
21
4
Kelas XI IPA1
9
11
20
5
Kelas XI IPA2
10
9
19
6
Kelas XI IPS
6
12
18
7
Kelas XII IPA1
12
16
28
8
Kelas XII IPA2
11
12
23
9
Kelas XII IPS
11
14
25
Jumlah
100
94
194

Interaksi sosial di lingkungan sekolah tercipta dengan baik dan  terbuka, kepala sekolah sering berkomunikasi dengan seluruh guru serta staf untuk kelancaran belajar serta kelancaran administrasi sekolah. Begitu pula hubungan guru dengan guru,  semua saling menghormati keberadaan masing-masing, karena memiliki kesamaan tugas dalam mendidik siswa.
Hubungan antara guru dan siswa juga terpelihara dengan baik, guru selalu menjadi panutan bagi siswanya, begitu juga hubungan antar siswa dengan siswa yang lain sangat baik sehingga tercipta suasana yang akrab dan kekeluargaan.
Sekolah juga memiliki tata tertib untuk siswa maupun guru dan pegawai yang harus dipatuhi agar terciptanya kedisiplinan demi kelancaran dalam proses belajar.

2.5  Fasilitas Sekolah
          SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng memiliki fasilitas-fasilitas sekolah untuk kelancaran dalam pembelajarannya. Fasilitas yang tersedia di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng cukup memadai. Hal ini terlihat dari persediaan ruang belajar yang cukup, persediaan meja dan kursi cukup dan persedian fasilitas belajar lainnya juga sudah cukup.
          SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng memiliki fasilitas sebagai berikut.
a.       Ruang Kelas
b.      Ruang Kepala Sekolah
c.       Ruang Guru
d.      Ruang Tata Usaha
e.       Ruang Laboratorium Biologi
f.       Ruang  Laboratorium Kimia
g.      Ruang Pustaka
h.      WC Guru
i.        WC Siswa
j.        Lapangan Bola Kaki
k.      Lapangan Bola Volly
l.        Kantin Sekolah

2.6  Fasilitas Belajar
Fasilitas belajar yang disediakan di Sekolah ini bisa dikatakan masih sangat kurang, terutama buku. Baik itu buku-buku paket, maupun buku-buku  penunjang pengetahuan lainnya. Oleh karena kurangnya buku-buku paket, siswa tidak dibenarkan membawa pulang buku-buku tersebut, mereka hanya meminjam saat proses pembelajaran berlangsung. Tetapi fasilitas belajar lainnya bisa dikatakan cukup. Meskipun Fasilitas dan sarana sekolah masih ada yang kurang, akan tetapi minat siswa untuk belajar sangat tinggi.
Berikut tabel peminjaman buku di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng :

Tabel 2.4 Daftar Peminjaman Buku

2.7  Kurikulum Sekolah
          SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). KTSP adalah kurikulum operasional pendidikan yang di susun dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Pada prinsipnya, KTSP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Standar Isi (SI), namun pengembangannya di serahkan kepada kepala sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. Struktur dan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), kalender pendidikan dan silabus pembelajaran. Pelaksanaan KTSP memacu pada Permendiknas No. 24 Tahun 2006 tentang pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
          KTSP untuk pendidikan tingkat atas dikembangkan oleh sekolah dengan berpedoman pada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), serta panduan penyusunan kurikulum yang diterbitkan oleh BSNP. Pengembangan KTSP berdasarkan prinsip, bahwa peserta didik memiliki potensi sentral untuk mengembangkan potensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjadi warga negara yang demokrasi serta bertanggung jawab.

2.8  Prestasi Akademik
          Berdasarkan pengamatan penulis, prestasi yang diperoleh di Sekolah ini bisa dikatakan tidak terlalu rendah untuk tingkat sekolah di Kecamatan.
1.      Prestasi Kepala Sekolah
      Kepala SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng memiliki prestasi sertivikasi guru profesional.

2.      Prestasi Guru
      Guru-guru di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng sudah menjalankan proses belajar mengajar dengan cukup baik, apalagi sebagian guru-guru di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng telah lulus sertivikasi guru.

3.      Prestasi Siswa
      Siswa-siswa di sma negeri 1 peusangan siblah krueng telah meraih prestasi yang baik. Banyak perlombaan yang telah di menangkan oleh siswa SMA negeri 1 peusangan siblah krueng, baik itu tingkat kecamatan, kabupaten maupun tingkat provinsi. Ini dapat kita ketahui dengan adanya piala-piala yang telah diraih oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng. Yang piala tersebut sekarang berada di kantor dewan guru SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng.


BAB III
HASIL TEMUAN PPL DAN PEMBAHASAN

3.1  Hasil Temuan Dalam PPL
          Selama penulis melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), penulis melakukan observasi dan menemukan berbagai temuan, diantaranya :
1)      Dalam Kegiatan Pembelajaran
Dalam kegiatan mengajar terbimbing, guru PPL pertama-tama diberikan arahan oleh guru pamong sebelum mengajar di kelas dengan terlebih dahulu menyiapkan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang dirangkum dalam RPP mulai dari kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir.
Kegiatan awal selama pelaksanaan pelatihan terbimbing, guru PPL diberikan arahan dengan cara diberikan contoh cara mengajar oleh guru pamong masing-masing bidang studi.
Pada kegiatan awal guru membuka pelajaran dengan:
-     Mengucapkan salam
-     Tanya jawab/menyapa terkait dengan kondisi siswa.
-     Guru bertanya kepada murid mengenai pelajaran yang telah dipelajari (evaluasi)
-     Guru bertanya tentang peristiwa, atau suatu keadaan yang menyangkut dan berhubungan dengan materi yang akan dipelajari dengan tujuan membangkitkan ingatan, imajinasi, pengalaman dan pikiran agar mampu  mengantarkan siswa memasuki topik yang akan dipelajari.

Pada kegiatan inti guru menyajikan materi pelajaran dengan cara:
-       Membahas dan menjelaskan materi pembelajaran sesuai dengan materi pokok pembahasan pada pembelajaran Fisika, misalnya pada materi Hukum Newton tentang gravitasi.
-       Baik dengan metode ceramah, diskusi, dan kelompok

Kegiatan Akhir
-       Guru mengakhiri proses belajar mengajar den mengarahkan siswa agar mengulang dirumah serta memberikan tugas (jika diperlukan).

2)      Dalam Kegiatan  Non Pembelajaran
Dalam melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) guru PPL juga melakukan kegiatan non mengajar baik itu tugas dari sekolah maupun atas inisiatif guru PPL itu sendiri, seperti:
-          Mahasiwa mengikuti rapat bersama dengan guru, jika diperlukan.
-          Membantu menyiapkan perlengkapan-perlengkapan administrasi sekolah
-          Membantu guru-guru mengelola perpustakaan dalam menyiapkan atau membenahi buku-buku.
-          Membantu guru-guru pada saat piket.
-          Ikut berpartisipasi dalam membersihkan lingkungan sekolah, baik itu Jum'at bersih maupun bersih-bersih lingkungan sebelum ujian
-          Membantu guru-guru mempersiapkan perlengkapan upacara
-          Ikut berpartisipasi dalam kunjungan sosial bersama guru.
-          Ikut membantu dewan guru dalam acara pembagian rapor diakhir semester.

3.2  Pembahasan
Dalam melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), guru PPL melakukan observasi untuk menemukan hasil temuan dalam kegiatan belajar mengajar baik pada saat mengajar terbimbing dan mengajar mandiri. Adapun hasil-hasil temuan tersebut ada yang baik dan ada yang kurang baik, yang kurang baik ini yang menjadi problem dalam mengajari sehingga perlu adanya pemecahan masalah agar tujuan proses belajar bisa tercapai. Berikut ini hasil temuan yang bersifat baik (positif) diantaranya adalah:
-          Siswa yang rajin belajar
-          Siswa yang kreatif
-          Siswa yang aktif
-          Siswa yang terampil bertanya
-          Siswa yang pandai
-          Siswa yang memiliki motivasi/minat yang kuat dari dalam dirinya.
-          Siswa yang sopan
-          Siswa yang inovatif
Adapun hasil temuan dalam mengajar yang kurang baik (negatif), yang menjadi problem dalam belajar mengajar adalah:
  • Siswa yang mencari perhatian dengan cara – cara yang kurang menyenangkan.
  • Siswa Yang kurang fokus terhadap belajar

3.3  Analisa Kasus Dan Pemecahan
Dari hasil-hasil temuan yang bersifat positif ada pula hasil temuan yang bersifat negatif yang menjadi problem dalam proses belajar mengajar sehingga perlu adanya tindakan alternatif untuk memecahkannya.
Dari temuan penulis selaku guru PPL ditemukan 2 kasus siswa bermasalah, yaitu:
1.      Siswa yang mencari perhatian dengan cara – cara yang kurang menyenangkan.
2.      Siswa yang kurang fokus terhadap belajar
Dari kedua kasus ini guru melakukan rencana tindakan yang akan dilakukan agar menemukan alternatif pemecahannya, berikut rencana tindakan yang ditempuh guru untuk menemukan jalan pemecahan kasus siswa bermasalah tersebut:
-       Menanyakan alasan siswa melakukan perbuatan tersebut, misalnya:
·      Ananda ingin diperhatikan lebih ya, sama ibuk?
·      Apa penyebab ananda kurang focus dengan  belajar?
-       Menanyakan kegiatan yang disukai oleh siswa di sekolah, dan apa  saja yang tidak disukai.
-       Memposisikan diri sebagai teman siswa di luar kegiatan belajar mengajar syang formal.
-       Mendengar segala keluhan siswa terhadap kesulitan belajar den permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi.
-       Memberikan dorongan moril ketika melakukan kegiatan belajar menagajar.
-       Mengajak siswa berdiskusi seputar permasalahan yang membuat mereka jenuh terhadap belajar
-       Guru menyadari inti permasalahan bukan dari siswa saja tetapi juga dari pihak guru, yang harus cepat disadari dan ditindaklanjuti. Maka dari itu guru harus mampu menyesuaikan diri dan terus berinovasi agar bisa mengatasi permasalahan yang dialami oleh peserta didik.
-       Guru berbincang-bincang dengan siswa di sela-sela istirahat dengan mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang menyenangkan sambil bercanda dengan siswa.

Dengan dilakukannya rencana tindakan yang menjurus kepada pemecahan masalah, maka guru PPL akan melaksaankan tindakan-tindakan alternatif sebagai jalan pemecahan masalah dari kasus siswa bermasalah tersebut, diantaranya sebagai berikut :
1.      Memberikan contoh kepada siswa tentang sesuatu yang ia ingin lakukan.
2.      Menjaga harga diri siswa di kelas agar siswa mau mengahargai dan menghormati seorang guru.
3.      Berbicara dari hati ke hati ketika marah atau kesal dengan siswa.
4.      Berbagi senyum tulus pada semua siswa. Denagan demikian akan membuat siswa yang dicap sebagai anak yang ‘bermasalah’ akan luntur dan akan menyukai gurunya  jika di berikan  secercah senyum
5.      Memotivasi siswa dengan cara memotivasi yang dapat membangkitkan semangat mereka bukan dengan menyindir.
6.      Menggunakan humor pada tempat dan saat yang tepat.
7.      Penyabar dan menganggap semua siswa sedang berproses.
8.      Menghindari meneruskan warisan guru lain dengan melanjutkan cap yang sudah diterima oleh siswa tertentu.
9.      Menasehati siswa bahwa mencari perhatian dari guru sebaiknya dengan cara yang baik agar tidak mengganggu proses belajar mengajar, misalnya dengan rajin belajar dan terampil bertanya, ataupun memberi komentar.
10.  Membagi waktu antarabercanda agar proses belajar mengajar tidak kaku, sehingga suasana jadi menyenangkan dan gembira karena guru yang humoris dan saat belajar yang serius dan fokus.
11.  Menyelingi pelajaran dengan bercerita yang berhubungan dengan pelajaran yang diajarkan. Misalnya temuan – temuan terbaru di bidang fisika, dan lain – lain.
12.  Menggunakan metode yang efektif sehigga tercipta suasana belajar yang mandiri, bermotivasi dan menyenangkan.
13.  Bersikap tegas (bukan keras) dan cerdas sehingga mampu menjadi teladan bagi siswa agar siswa dapat menghormatinya.
14.  Mendekati setiap siswa terutama siswa bermasalah agar mereka merasa diperhatikan dan diakui keberadaannya.




BAB IV
PENUTUP

4.1  Kesimpulan
Praktik pengalaman lapangan adalah salah satu syarat yang wajib dipenuhi oleh setiap mahasiswa untuk memenuhi persyaratan dalam meraih gelar sarjana.  PPL bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa yang nantinya akan menjadi guru agar mampu menyesuaikan antara teori dan praktik yang diperoleh dikampus dan dilapangan. Juga sebagai bentuk pelatihan dalam mempraktikkan keterampilan mahasiswa dalam mengajar untuk bekal ketika menjadi seorang tenaga pengajar.
Dalam melaksanakan PPL, guru PPL akan menemukan hasil-hasil temuan dalam mengajar baik terbimbing maupun mandiri, seperti penemuan kasus siswa yang bermasalah. Dengan adanya kasus tersebut, maka guru harus  mampu menemukan langkah-langkah pemecahan masalah dan menemukan tindakan-tindakan yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, misalnya :
v  Penyabar dan menganggap semua siswa sedang berproses.
v  Menghindari meneruskan warisan guru lain dengan melanjutkan cap yang sudah diterima oleh siswa tertentu.
v  Menasehati siswa bahwa mencari perhatian dari guru sebaiknya dengan cara yang baik agar tidak mengganggu proses belajar mengajar, misalnya dengan rajin belajar dan terampil bertanya, ataupun memberi komentar.
v  Membagi waktu antarabercanda agar proses belajar mengajar tidak kaku, sehingga suasana jadi menyenangkan dan gembira karena guru yang humoris dan saat belajar yang serius dan fokus.
v  Menyelingi pelajaran dengan bercerita yang berhubungan dengan pelajaran yang diajarkan. Misalnya temuan – temuan terbaru di bidang fisika, dan lain – lain.


4.2  Saran-Saran
Dari berbagai pembahasan mengenai Praktik Pengalaman Lapangan yang penulis alami ketika  melaksanakan PPL, penulis masih menemukan kekurangan-kekurangan dalam penyelenggaraan Praktik Pengalaman lapangan, baik dari lembaga sekolah yang dituju dan mahasiswa yang melaksanakan PPL. Maka dari itu penulis menyarankan agar semua pihak yang terkait baik itu UPT, Mahasiswa, dosen pembimbing, guru pamong dan kepala sekolah untuk menjalin kerjasama yang lebih baik lagi agar tercapainya kesamaan persepsi demi terciptanya kualitas pelaksanaan PPL yang lebih baik untuk masa yang akan datang dan mampu meningkatkan profesionalisme mahasiswa sebagai calon guru.
Penulis juga sangat berharap agar kualitas mahasiswa yang diluluskan untuk melaksanakan PPL lebih ditingkatkan, baik dari segi ilmu bidang studinya maupun ilmu  psikologi yang harus mampu dikuasai oleh seorang calon guru agar mampu menghadapi peserta didik dengan sabar. Sehingga guru tidak  menganggap bahwa peserta didik yang kurang fokus belajar adalah anak – anak bandel  dan bodoh yang tidak mau belajar.
 
DAFTAR PUSTAKA

Tim Penyusun . 2013. Buku Panduan Penulisan Laporan Pelaksanaan Kegiatan  Praktik Lapangan (PPL). Bireuen: UMUSLIM 


EmoticonEmoticon